Harian Berita — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tetap berada pada jalur politik luar negeri yang konsisten di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah. Menurutnya, sikap Indonesia yang tidak memihak blok mana pun merupakan langkah tepat untuk menjaga stabilitas dan hubungan baik dengan berbagai negara.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri acara peresmian jembatan pada Senin (9/3). Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa Indonesia sejak lama menjalankan prinsip politik luar negeri yang dikenal sebagai bebas aktif.
”Bangsa kita berada dalam jalur yang sudah benar. Kita berada di jalur tidak memihak, kita selalu berada di jalur bebas aktif, non-blok,” ujar Prabowo.
Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tidak akan bergabung dengan blok kekuatan tertentu dalam menghadapi dinamika geopolitik dunia. Ia mengatakan Indonesia memilih untuk tetap menjaga hubungan baik dengan seluruh negara.
Menurutnya, sikap tersebut menjadi bagian dari komitmen Indonesia untuk menghormati berbagai negara dan kekuatan global tanpa harus terlibat dalam persaingan geopolitik.
Ia menambahkan bahwa pendekatan tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai yang dianut Indonesia dalam hubungan internasional.
Konflik Timur Tengah Tetap Berdampak Global
Meski Indonesia berada jauh secara geografis dari wilayah konflik di Timur Tengah, Prabowo menilai dampak perang tetap bisa dirasakan secara global. Perkembangan situasi di satu kawasan, kata dia, dapat memengaruhi kondisi ekonomi, politik, maupun keamanan di kawasan lainnya.
Karena itu, pemerintah terus memantau perkembangan situasi internasional agar dapat mengambil langkah yang tepat untuk melindungi kepentingan nasional.
Prabowo menilai dunia saat ini semakin saling terhubung, sehingga peristiwa yang terjadi di satu wilayah dapat memicu dampak berantai bagi negara lain.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung nilai Bhinneka Tunggal Ika yang tidak hanya berlaku di dalam negeri, tetapi juga dapat menjadi pedoman dalam hubungan dengan negara lain.
Menurutnya, Indonesia menghormati berbagai bangsa, agama, ras, dan kelompok etnis di dunia. Sikap saling menghormati inilah yang menjadi fondasi bagi terciptanya perdamaian dan stabilitas.
”Bhinneka Tunggal Ika di dalam negeri, tetapi juga ke luar negeri. Kita hormati semua bangsa, agama, ras, kelompok etnis. Inilah yang membuat Indonesia sekarang menikmati kondisi yang damai,” kata Prabowo.
Ia berharap prinsip tersebut dapat terus dijaga agar Indonesia tetap menjadi negara yang stabil dan dihormati di kancah internasional.
